Langsung ke konten utama

Putranya Masih Jomblo, Si Ibu Panik Keliling Kampus Cari Jodoh

Seorang ibu putus asa dengan kondisi putranya yang masih melajang. Sang ibu lantas memutuskan berkeliling kampus Universitas Towson, Amerika Serikat (AS).


Menanyai tiap mahasiswi agar mengencani putranya.

Dilaporkan World of Buzz, ibu setengah baya itu berkeliling dan menunjukkan foto putranya ke para mahasiswi. Perempuan setengah baya itu bertanya ke orang-orang apakah mereka tertarik untuk berkencan dengannya.

Tetapi, dia tidak mendapat sambutan hangat. Beberapa mahasiswi justru mengajukan keluhan ke petugas keamanan kampus.

Akibat keluhan yang muncul, petugas keamanan kampus mengeluarkan imbauan untuk mengidentifikasi perempuan itu.

Si Ibu Malah Dicari Satpam Kampus

Surat elektronik ke badan mahasiswa kampus menjelaskan bahwa keamanan kampus tidak akan mengajukan tuntutan, namun hanya ingin menghentikan aktivitasnya `yang mengganggu`.

"Departemen Kepolisian Universitas Towson sedang menyelidiki tiga insiden terkait yang terjadi di gedung Perpustakaan dan Pusat Seni pada 6 dan 7 Februari 2019.

Para siswa melaporkan telah didekati oleh seorang wanita setengah baya yang berusaha menunjukkan gambar kepada mereka melalui di ponselnya dan tanyakan apakah [mereka] tertarik untuk berkencan dengan putranya."

"Perempuan itu diduga berusia 50-an, berkacamata, mengenakan celana jins biru, dan kemeja lengan panjang bergaris warna merah trim sepanjang bagian bawah, syal multi-warna, sepatu cokelat dan membawa mantel berwarna gelap. ”

Petugas keamanan kampus menyebut imbauan itu dibuat untuk kewaspadaan mahasiswa dan meningkatkan keamanan di lingkungan kampus. (Sah)

Diberitakan: DREAM.CO.ID

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Alasan Pemuda Tani Indonesia Dukung Prabowo Terungkap

Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Pemuda Tani Indonesia memutuskan untuk mendukung capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dalam Pilpres 2019. Ketua Umum Pemuda Tani Indonesia, Fary Djemy Francis menjelaskan, dukungan itu diberikan karena para petani merasa kecewa dengan capres petahana, Joko Widodo (Jokowi) yang tidak mampu memenuhi janji-janjinya. Di antaranya reforma agraria tidak teralisasi dan janji tidak impor pangan diingkari. "Atas dasar itulah Pemuda Tani Indonesia menganggap Indonesia perlu pemimpin baru. Pemimpin yang pro petani," kata politisi Gerindra itu dalam keterangan pers yang diterima wartawan, Rabu (13/2). Dukungan itu diberikan karena  Pemuda Tani Indonesia yakin dengan komitmen pasangan Prabowo-Sandi atas kehidupan petani yang lebih sejahtera. "Misalkan menjamin ketersediaan pupuk, memberikan modal usaha untuk petani dan nelayan, membangun pasar khusus untuk hasil pertanian di daerah, menjamin harga produksi beras pe...

Ukuran Kelamin Dinilai Terlalu Besar, Menantu Dipolisikan Mertua

Polsek Maron belum lama ini menemukan kasus yang terbilang unik. Sebuah kasus atas kematian seseorang yang semula diduga tidak wajar. Penyebabnya diketahui gara-gara ukuran alat kelamin. Kasus ini akhirnya tak sampai ke meja hijau, setelah upaya Polsek Maron melakukan upaya mediasi. DAMAI : Sito dan Basar didampingi petugas polsek Maron beberapa waktu lalu. (Polsek Maron for Jawa Pos Radar Bromo) Adalah Sito, 55, warga Dusun Brukkan, Desa Maron Kidul, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo, yang melaporkan kasus ini. Sito melaporkan Basar, yang tak lain menantunya sendiri. Pelaporan tersebut, atas tuduhan pembunuhan terhadap anaknya yaitu Jumatri. Aipda Dadang, Kanit Reskrim Polsek Maron mengatakan, laporan pembunuhan itu dilayangkan beberapa waktu lalu. Yang menjadi terlapor yaitu menantunya, yang diduga karena memiliki alat kelamin yang besar. “Jadi, meninggalnya anak pelapor (Jumatri) itu sempat diduga karena akibat suaminya yang memiliki alat kelamin tidak wajar. Sehi...

Begini Asal-Usul Nama Es Dawet Jembut Kecabut

Es Jembut Kecabut adalah nama sajian es ini. Sekilas memang terdengar 'jorok' dan 'saru'. Dalam bahasa Jawa, jembut berarti bulu kemaluan dan kecabut artinya tercabut dari akarnya. Akan tetapi untuk makanan ini, nama itu adalah nama singkatan. Dinamai es dawet jembut kecabut karena lokasinya ada di sebelah timur Jembatan Butuh, Kecamatan Butuh dan disingkat Jembut Kecabut. Ini merupakan es dawet atau cendol hitam khas Purworejo. Semangkuk es dawet ini dibandrol dengan harga Rp 4.000. Mau coba?